JATIM ZONE – Festival Paseser Pasongsongan 2026 berlangsung meriah di Pelabuhan Pasongsongan, Sumenep, Minggu, 22 Juni 2026.
Ribuan warga dari berbagai daerah memadati kawasan pesisir sejak pagi hingga malam untuk menyaksikan agenda budaya yang masuk dalam Calendar of Event Kabupaten Sumenep 2026 tersebut.
Puncak acara ditandai dengan penampilan kolosal 757 penari tongtong pelajar yang memukau pengunjung. Irama musik tongtong berpadu dengan semilir angin laut menciptakan suasana megah dan semarak.
Ratusan penari tampil serempak, menunjukkan kekompakan sekaligus kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Selain atraksi utama, festival juga diramaikan Festival Kor-Dekoran, Festival Pan-Sampanan, serta Bazar UMKM Kampung Nelayan. Beragam olahan pangan, kuliner khas, hingga produk kreatif lokal turut menarik perhatian pengunjung.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, yang hadir bersama Syafwan Effendi dan Camat Pasongsongan, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini.
“Festival ini sangat luar biasa. Selain menjadi ruang pelestarian budaya, juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Ke depan sangat layak untuk dijadikan event tahunan Kabupaten Sumenep,” ujar Faruk.
Ia berharap festival ini terus dikembangkan dengan inovasi baru serta melibatkan lebih banyak generasi muda agar pelestarian budaya pesisir semakin kuat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, panitia, masyarakat, dan pelaku UMKM menjadi kunci sukses Festival Paseser Pasongsongan yang kini menjadi ikon budaya pesisir Sumenep.












