Mahasiswa KKN UTM Bantu Legalitas UMKM Gula Merah dan Aktifkan Website Desa Guluk Manjung

JATIM ZONE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menghadirkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Guluk Manjung, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, selama satu bulan.

Program unggulan yang dijalankan adalah membantu legalitas produk unggulan UMKM gula merah. Selain itu program lain yakni mengaktifkan kembali website desa.

Ketua Koordinator Desa Kelompok 38 KKN UTM, Khoailid, menyampaikan bahwa produk gula merah di desa tersebut selama ini belum memiliki legalitas resmi.

Pihaknya membantu proses pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Sosialisasi kami lakukan dengan berkoordinasi langsung bersama Kepala Desa dan dibantu oleh Kepala Dusun setempat. Alhamdulillah, proses NIB sudah selesai,” ujarnya.

NIB merupakan identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan pemerintah melalui sistem OSS, berfungsi sebagai tanda daftar perusahaan dan persyaratan memperoleh izin usaha .

Selain legalitas UMKM, mahasiswa KKN juga mendorong pengaktifan kembali website desa.

Berdasarkan hasil survei dan penelusuran, Desa Guluk Manjung belum memiliki situs resmi yang berfungsi meskipun sebelumnya sempat dibuat.

“Kami dorong untuk pengaktifan kembali website ini. Nantinya profil desa dan berbagai potensi akan diunggah di sana,” jelasnya .

Pemerintah Desa Guluk Manjung menyambut antusias program-program yang ditawarkan. Kepala Desa menyatakan penerimaan yang baik terhadap kehadiran mahasiswa KKN di desanya.

“Kami sangat diterima dengan baik oleh pihak desa, terutama Kepala Desa Guluk Manjung. Kami di sini seperti dianggap keluarga sendiri,” ujar koordinator kelompok KKN.

Pria murah senyum ini berharap program kerja yang telah dijalankan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs.

“Harapan kami, nantinya apabila ada adik-adik kelas yang KKN di sini, bisa juga dianggap seperti keluarga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *