Bappeda Sumenep Perkuat Data Pendukung PSN, Pastikan Perencanaan Pembangunan Lebih Terukur

JATIM ZONE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Bappeda memperkuat kesiapan data pendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah agar lebih akurat, terukur, dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

Langkah tersebut dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep melalui Rapat Desk Pemenuhan Data Dukung PSN yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa, 22 September 2026.

Rapat tersebut menjadi forum untuk menginventarisasi, memeriksa, dan menyelaraskan berbagai data yang dibutuhkan dalam mendukung pelaksanaan PSN di Kabupaten Sumenep.

Dalam forum itu, setiap OPD diminta memastikan data yang disampaikan lengkap, akurat, mutakhir, serta memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pembahasan tidak hanya berfokus pada kelengkapan data, tetapi juga mencakup indikator, sasaran, serta kebutuhan informasi yang berkaitan dengan agenda pembangunan strategis nasional.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan kualitas data merupakan salah satu fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pemenuhan data dukung PSN menjadi bagian penting agar proses perencanaan pembangunan daerah dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan nasional,” kata Arif usai memimpin rapat.

Menurutnya, diperlukan komitmen dan koordinasi antar-OPD agar data yang dihimpun memiliki validitas dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan.

“Kebutuhan data PSN ini tidak berhenti pada tahap penyusunan perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Arif menjelaskan, data yang akurat juga dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus mengukur capaian dan keberhasilan pembangunan secara objektif.

“Karena itu, koordinasi lintas-OPD menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan data PSN dapat terpenuhi secara sistematis,” ungkapnya.

Bappeda Sumenep berharap hasil rapat tersebut dapat memperkuat integrasi antara perencanaan pembangunan daerah dan prioritas pembangunan nasional.

“Dengan dukungan data yang valid dan mutakhir, pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan sasaran serta mengukur dampak pembangunan bagi masyarakat,” jelas Arif.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, sehingga program-program strategis dapat dilaksanakan secara lebih terarah, terukur, dan berbasis data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *