JATIM ZONE – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa penghargaan Stand Terbaik Madura Night Vaganza (MNV) 2026 merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Bappeda.
Hal itu disampaikan Arif dalam sambutannya saat apel bersama di lingkungan Bappeda Kabupaten Sumenep. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah berkontribusi dalam menyukseskan keikutsertaan Bappeda pada Pameran Pembangunan MNV 2026.
Menurut Arif, penghargaan tersebut tidak lahir dari kerja pribadi kepala badan maupun satu bidang tertentu. Seluruh unsur Bappeda memiliki peran, mulai dari menyusun gagasan, menyiapkan konsep, menata stan, mengolah data, menyajikan materi hingga melayani pengunjung.
“Raihan dan capaian ini bukan keberhasilan Kepala Bappeda, bukan keberhasilan satu bidang, bukan pula keberhasilan beberapa orang saja. Ini adalah keberhasilan kita semua,” tegas Arif.
Ia menilai, kolaborasi yang terbangun selama persiapan hingga pelaksanaan pameran harus menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan Bappeda. Semangat saling membantu, kata dia, tidak boleh berhenti setelah kegiatan MNV 2026 berakhir.
“Kalau dalam mempersiapkan sebuah stan kita mampu bersatu, saling membantu dan bekerja tanpa terlalu menghitung siapa mengerjakan apa, maka semangat yang sama harus kita hadirkan dalam menjalankan tugas-tugas perencanaan pembangunan,” ujarnya.
Arif juga mengajak seluruh jajaran menjaga kekompakan dalam menyusun perencanaan, menghadapi berbagai persoalan, menyelesaikan pekerjaan yang padat, maupun ketika memberikan dukungan kepada rekan kerja.
Bagi Arif, penghargaan Stand Terbaik MNV 2026 bukanlah tujuan akhir, melainkan momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap Bappeda.
“Bagi saya, ini bukanlah tujuan akhir. Piala dan penghargaan tentu membanggakan, tetapi ada sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu tumbuhnya rasa memiliki, kebersamaan, kekompakan dan kebanggaan terhadap Bappeda sebagai rumah kita bersama,” katanya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Bappeda untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
“Setelah capaian ini saya tidak ingin kita menjadi cepat puas. Justru penghargaan ini harus menjadi energi baru untuk bekerja lebih kreatif, lebih inovatif, lebih solid dan lebih bermanfaat,” ungkapnya.
Arif menambahkan, setiap keberhasilan individu maupun bagian di lingkungan Bappeda harus dipandang sebagai prestasi bersama.
“Bappeda tidak dibangun oleh satu orang. Bappeda dibangun oleh kita semua,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Arif mengajak seluruh keluarga besar Bappeda menjaga kekeluargaan, komunikasi, sikap saling menghargai dan kekompakan.
Ia berharap semangat kebersamaan yang melahirkan prestasi pada MNV 2026 dapat terus berkembang menjadi kontribusi yang lebih besar bagi perencanaan pembangunan Kabupaten Sumenep.












