JATIM ZONE – Perjalanan karier Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, tidak terlepas dari latar belakang keluarga, ketekunan dalam menempuh pendidikan, serta pengabdiannya sebagai tenaga medis di sejumlah wilayah.
Erliyati tumbuh dalam keluarga yang cukup sederhana. Ayahnya bekerja sebagai pegawai pos, sedangkan ibudanya merupakan ibu rumah tangga.
Sejak duduk di bangku sekolah, Erliyati dikenal sebagai anak yang rajin belajar dan berprestasi. Di antara saudara-saudaranya, ia termasuk yang menonjol dalam bidang akademik. Ia bahkan kerap meraih peringkat pertama di sekolah.
Di lingkungan keluarga, wanita berparas cantik ini akrab disapa Lilik. Perjalanan pendidikannya juga tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama kakak tertuanya yang turut membiayai kuliahnya hingga menyelesaikan pendidikan kedokteran.
Jejak Pendidikan dr. Erliyati
Pendidikan dasar Erliyati ditempuh di SDN Pangarangan III Sumenep. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Sumenep dan SMA Negeri 1 Sumenep.
Selepas dari pendidikan menengah, Erliyati melanjutkan studi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Di perguruan tinggi tersebut, ia menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) dan melanjutkan pendidikan ke jenjang strata dua (S2).
Bekal pendidikan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier profesionalnya di bidang kesehatan, sebelum kemudian menapaki berbagai posisi pelayanan dan manajerial di lingkungan kesehatan.
Mengawali Karier sebagai Dokter
Setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran pada tahun 1997, Erliyati mengawali perjalanan profesionalnya dengan menjalani sejumlah pekerjaan di bidang pelayanan kesehatan.
Ia sempat bertugas sebagai dokter di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, selama sekitar tiga bulan. Pada periode yang berdekatan, ia juga bekerja di Klinik Muhammadiyah Lamongan selama kurang lebih tiga bulan serta bertugas di unit gawat darurat (UGD) rumah sakit di Gresik yang kini dikenal sebagai RSUD Ibnu Sina.
“Awal-awal saya baru lulus kuliah, saya sempat kerja sebagai dokter di pondoknya Gusdur, yakni di Ponpes Denanyar, Jombang. Kemudian saya juga kerja di klinik Muhammadiyah Lamongan dan di UGD Rumah Sakit Gresik,” demikian Erliyati menceritakan panjang kebar awal perjalanan kariernya sebagai dokter sembari meneteskan air mata.
Pengalaman tersebut menjadi bagian awal pengabdiannya sebelum akhirnya kembali bertugas di tanah kelahirannya, Kabupaten Sumenep.
Erliyati kemudian menjalani program Pegawai Tidak Tetap (PTT) di wilayah Kepulauan Kangean, Sumenep selama kurang lebih tiga tahun. Penugasan tersebut menjadi salah satu tahap pengabdiannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kepulauan.
Meniti Karier di Lingkungan Puskesmas hingga RSUD Sumenep
Setelah menjalani PTT di Kangean, Erliyati melanjutkan pengabdiannya di lingkungan pelayanan kesehatan Kabupaten Sumenep.
Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Puskesmas (Kapus) Talango pada periode yang disebutkan mulai tahun 2000 hingga 2006. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Puskesmas Pragaan pada 2006–2012.
Pada 2012–2014, Erliyati bertugas sebagai dokter di Puskesmas Pandian. Pengalaman di bidang pelayanan kesehatan tersebut kemudian berlanjut ke ranah manajerial.
Pada 2014, ia dipercaya menduduki posisi kepala bidang yang berkaitan dengan jaminan kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan.
Pengalaman tersebut memperluas keterlibatannya dalam pengelolaan layanan kesehatan, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga administrasi dan tata kelola pelayanan.
Pada 2019, Erliyati mulai menjabat sebagai Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, posisi yang diembannya hingga saat ini, berdasarkan keterangan dalam riwayat kariernya.
Perjalanan Erliyati, dari keluarga sederhana hingga menduduki jabatan pimpinan rumah sakit daerah, memperlihatkan rangkaian proses panjang dalam pendidikan dan pengabdian di bidang kesehatan.
Pengalaman sebagai dokter di berbagai tempat, penugasan di wilayah kepulauan, hingga keterlibatan dalam pengelolaan pelayanan kesehatan menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya di Kabupaten Sumenep.












