NU Care-LAZISNU Jatim Kirim Bantuan Rp120 Juta untuk Penyintas Gempa Flores

JATIM ZONE – NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Jawa Timur menyalurkan bantuan logistik senilai sekitar Rp120 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan sebanyak satu kontainer tersebut diberangkatkan dari halaman Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Selasa (3/11/2026).

Pelepasan bantuan dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Ketua PWNU Jawa Timur, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, bersama jajaran pengurus PWNU Jatim. Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur.

Pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi pada Agustus 2026 lalu.

KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, yang akrab disapa Gus Firjaun, mengapresiasi langkah NU Care-LAZISNU Jatim beserta seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dan penyaluran bantuan tersebut.

Menurutnya, bantuan itu menjadi wujud nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong untuk meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Atas nama Plh Ketua PWNU Jawa Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU dan seluruh donatur atas segala upaya yang telah dilakukan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang sedang diuji oleh Allah SWT melalui musibah gempa bumi,” tuturnya.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penghimpunan hingga penyaluran bantuan mendapatkan keberkahan dan menjadi bagian dari golongan khairunnas anfa’uhum linnas, yang berarti sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.

“Mudah-mudahan semangat untuk berbagi dan membantu sesama terus bergelora dalam hati kita tanpa mengharap pamrih, tetapi semata-mata lillahi ta’ala. Mudah-mudahan kita semua juga senantiasa mendapatkan pertolongan Allah SWT dan setiap persoalan yang kita hadapi diberikan jalan keluar terbaik,” ungkapnya.

Gus Firjaun juga mendoakan agar masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemampuan untuk melewati masa sulit akibat bencana tersebut.

“Untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah, mudah-mudahan senantiasa diberikan ketahanan mental dan selalu mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Aamiin,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jawa Timur, Moch Rofii Boenawi, menjelaskan bahwa bantuan yang dikirimkan terdiri atas berbagai kebutuhan dasar bagi para penyintas bencana.

Bantuan tersebut meliputi pakaian layak pakai, makanan instan, air minum dalam kemasan, kasur, bantal, tenda darurat, serta sejumlah kebutuhan logistik lainnya.

“Bantuan ini kami siapkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Flores. Kami berharap berbagai kebutuhan yang dikirimkan dapat membantu mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari selama masa pemulihan,” ujarnya.

Rofii menjelaskan, pengiriman bantuan menggunakan kontainer dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pelindo Terminal Petikemas Surabaya. Kerja sama tersebut bertujuan mendukung kelancaran distribusi logistik agar pengiriman lebih terorganisasi dan dapat menjangkau masyarakat terdampak di Pulau Flores.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan dukungan sejumlah lembaga serta donatur, di antaranya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pondok Pesantren Arrisalah Lirboyo, Yayasan Khadijah Surabaya, Sekolah Islam Shafta Surabaya, Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Holding Koperasi BMT NU Ngasem Group, serta NU Care-LAZISNU se-Jawa Timur.

“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut mendukung penyaluran bantuan ini,” tuturnya.

Terkait waktu pengiriman, Rofii menerangkan bahwa bantuan baru diberangkatkan pada November 2026 karena proses penghimpunan, pengadaan, dan persiapan logistik membutuhkan waktu serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Selain itu, NU Care-LAZISNU Jatim terlebih dahulu melakukan asesmen untuk memastikan jenis bantuan yang dikirimkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sebelum proses penyaluran, kami terlebih dahulu memastikan kebutuhan yang akan dikirimkan, menyiapkan logistik, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengiriman,” jelasnya.

Pria yang juga menjabat Sekretaris LAZISNU Jatim tersebut menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari komitmen NU Care-LAZISNU Jawa Timur untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, termasuk dalam proses pemulihan pascabencana.

“Melalui bantuan ini kami berharap kebutuhan dasar penyintas gempa bumi di Flores, NTT, dapat terbantu. Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan dapat menguatkan upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *