JATIM ZONE – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep terus mematangkan berbagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sepanjang 2026.
Upaya tersebut difokuskan pada penguatan sektor-sektor unggulan yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa penguatan ekonomi menjadi salah satu prioritas utama dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang stabil merupakan faktor penting dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat strategi pembangunan yang berorientasi pada pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif serta pemberian ruang yang lebih luas bagi pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pertanian,” ujar Arif, Rabu 03 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Bappeda memiliki peran strategis dalam menyinergikan program pembangunan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap kebijakan yang diambil dapat saling mendukung dan memberikan dampak yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurut Arif, Kabupaten Sumenep memiliki sejumlah sektor potensial yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, di antaranya sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian. Karena itu, pengelolaan sektor-sektor tersebut harus dilakukan melalui perencanaan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Ke depan, kami memastikan pembangunan infrastruktur dapat terkoneksi dengan sentra-sentra ekonomi masyarakat. Dengan konektivitas yang baik, distribusi barang dan jasa akan semakin lancar sehingga biaya logistik dapat ditekan,” katanya.
Selain penguatan infrastruktur, Bappeda juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan ekonomi daerah. Digitalisasi dinilai mampu memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Arif menambahkan, inovasi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang terus berkembang. Oleh karena itu, berbagai program pembangunan akan diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing daerah.
“Harapan kami, melalui perencanaan yang matang dan strategi yang tepat sasaran, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep pada tahun 2026 dapat menunjukkan tren yang positif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.












