Bupati Fauzi Lantik Lima Pejabat, Tegaskan Rotasi Jabatan Berbasis Kinerja dan Evaluasi Berkala

JATIM ZONE – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik lima pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari reformasi birokrasi berbasis kinerja untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pelantikan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas organisasi melalui penempatan aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan instansi.

Adapun pejabat yang dilantik, yakni Raden Achmad Sahwan Efendi sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Sumenep. Sebelumnya, ia menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Selain itu, Hasan Bashri dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Sementara Nouvael, S.Sos., dipercaya mengemban jabatan Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub).

Selanjutnya, Ananta Yuniarto dilantik sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kabupaten Sumenep. Sedangkan Ir. Wijaya Saputra dipercaya menjabat Inspektur Pembantu Investigasi dan Pengaduan Masyarakat pada Inspektorat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep, Fauzi Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan prestasi.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Sumenep.

“Tentu mereka yang menempati jabatan baru harus menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada saat berada di jabatan sebelumnya,” ujar Fauzi.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap seluruh pejabat secara berkala. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan capaian kinerja sebagai bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Sudah pernah saya sampaikan, dalam waktu enam bulan akan saya evaluasi kembali. Jika dari sisi kinerja tidak mampu memberikan hasil yang baik, maka akan dilakukan rotasi lagi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *