Anggaran Jalan 2026 Didominasi Kepulauan, Bupati Sumenep Tegaskan Komitmen Pemerataan

JATIM ZONE – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalokasikan mayoritas anggaran infrastruktur jalan tahun 2026 untuk wilayah kepulauan. Kebijakan ini menjadi penanda perubahan pola pembangunan yang selama ini terpusat di daratan.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab Sumenep menyiapkan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan sebesar Rp47,53 miliar. Dari jumlah itu, 57,9 persen atau Rp27,53 miliar diprioritaskan bagi kepulauan, sementara Rp19,99 miliar (42,1 persen) untuk wilayah daratan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa keberpihakan kepada masyarakat kepulauan bukan sekadar wacana. Menurutnya, akses infrastruktur yang layak merupakan hak dasar warga, baik di darat maupun di pulau-pulau terluar.

“Wilayah kepulauan adalah bagian tak terpisahkan dari Sumenep. Pembangunan harus dirasakan merata agar tidak terjadi kesenjangan antara daratan dan kepulauan,” ujar Achmad Fauzi, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pembangunan jalan tidak hanya menyangkut fisik semata, tetapi juga menjadi investasi strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Dengan akses yang lebih baik, mobilitas warga dan distribusi logistik diharapkan semakin lancar, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Langkah tersebut dinilai menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal. Kepala Dinas PUTR Sumenep, [nama jika ada], menyebut bahwa pemilihan prioritas proyek dilakukan berdasarkan data kebutuhan mendesak di setiap pulau.

“Kami berharap infrastruktur jalan di kepulauan dapat membuka akses pelayanan publik, memperlancar distribusi barang, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *