JATIM ZONE – Kualitas layanan infrastruktur di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan hasil positif berdasarkan pengukuran tahun 2024.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep mencatat Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) daerah itu sebesar 82,41, yang masuk dalam kategori “Baik”.
Pengukuran IKLI ini menjadi alat evaluasi strategis bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menilai sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan infrastruktur.
Indeks ini mengukur kepuasan publik terhadap berbagai layanan, mulai dari aspek fisik, pemanfaatan, hingga kontribusinya terhadap penguatan ekonomi lokal.
“Pengukuran IKLI menjadi alat evaluasi yang penting untuk mengetahui sejauh mana pelayanan infrastruktur kita telah memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., Jumat, 21 November 2025.
Arif menambahkan, hasil ini akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Cakupan penilaian IKLI bersifat komprehensif. Survei ini tidak hanya mencakup infrastruktur yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi seluruh layanan infrastruktur yang dirasakan masyarakat, terlepas dari sumber anggarannya.
Aspek yang dinilai meliputi ketersediaan, kualitas fisik, kesesuaian dengan kebutuhan, tingkat pemanfaatan, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur yang dievaluasi antara lain jalan dan jembatan, transportasi darat, laut, dan udara, jaringan air bersih, irigasi, sanitasi, ruang publik, hingga sistem pengelolaan sampah.
Pelaksanaan IKLI mengacu pada sejumlah regulasi nasional, seperti Undang-Undang Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Standar Pelayanan Minimal. Tujuannya adalah menciptakan indikator dan metode penilaian yang obyektif.
Meski meraih predikat “Baik”, Arif Firmanto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berimprovisasi.
“Kami bersyukur atas hasil yang positif ini. Namun demikian, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Sumenep berkomitmen menjadikan hasil IKLI 2024 sebagai landasan untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inovatif dan berkelanjutan, guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.












