JATIM ZONE – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep terus memperkuat arah pembangunan daerah dengan menempatkan generasi muda sebagai salah satu fokus utama.
Upaya tersebut dilakukan untuk memanfaatkan momentum bonus demografi sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha muda yang kreatif dan berdaya saing.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Bappeda memprioritaskan penyusunan program pengembangan ekonomi kreatif yang menyasar berbagai potensi anak muda. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain teknologi informasi, kerajinan, kuliner, hingga seni dan budaya.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan pemerintah memiliki peran penting dalam menciptakan ruang yang memungkinkan generasi muda mengembangkan gagasan dan inovasinya.
Menurutnya, pemuda merupakan elemen strategis yang dapat menjadi penggerak lahirnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
“Kami ingin pemuda Sumenep tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu mengambil peran sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi melalui kreativitas yang mereka miliki,” kata Arif Firmanto, Rabu, 03 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga diarahkan untuk menekan angka urbanisasi dengan menghadirkan sentra-sentra ekonomi kreatif di berbagai wilayah. Dengan demikian, generasi muda memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menciptakan usaha di daerah asalnya.
Selain itu, Bappeda mendorong setiap wilayah, termasuk kawasan kepulauan, agar mampu mengenali dan mengembangkan potensi lokal yang dapat dikelola oleh kelompok pemuda. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda. Potensi itu perlu dikembangkan secara optimal oleh generasi muda agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Arif menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Sumenep di masa mendatang sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam memberikan ruang yang cukup bagi lahirnya inovasi dan kreativitas anak muda
“Investasi terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah membuka peluang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berinovasi, berkarya, dan berkontribusi dalam membangun daerahnya,” tuturnya.
Melalui penguatan sektor ekonomi
kreatif, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap dapat melahirkan lebih banyak wirausaha muda, membuka lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan daya saing daerah di tengah perkembangan ekonomi yang terus berubah.












