JATIM ZONE – Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Annuqayah Latee (IKAP2AL) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) pada Sabtu, 25 Oktober 2025.
Acara yang mengusung tema “Menguatkan Sanad, Meningkatkan Khidmah” ini bertujuan mempererat ikatan alumni dengan almamater dan para guru.
Ketua Panitia, Ali Faruq, menjelaskan bahwa Silatnas ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi peringatan satu abad Pondok Pesantren Annuqayah Latee pada 2023.
“Salah satu rekomendasinya adalah agar IKAP2AL melaksanakan Silatnas setiap dua tahun sekali,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks Pondok Pesantren Annuqayah Latee, Guluk-Guluk, Sumenep ini terbuka bagi semua alumni dari Annuqayah Latee, Latee 1, dan Latee 2, baik yang berdomisili di dalam maupun luar Pulau Madura.
Menurut Ali Faruq, Silatnas memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai amanat Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) IKAP2AL untuk menyelenggarakan forum silaturahmi.
Kedua, untuk merawat dan memperkuat sanad (mata rantai) keilmuan serta pengabdian kepada para kiai dan pesantren.
“Karenanya, kami mengusung tema ‘Menguatkan Sanad, Meningkatkan Khidmah’,” tegasnya.
Ia menambahkan, pendanaan kegiatan ini sepenuhnya bersumber dari swadaya alumni melalui lembaga Latee 1923, tanpa ikatan donor tertentu.
“Ini merupakan wujud kemandirian alumni,” jelas Ali.
Pengasuh Ponpes Annuqayah Latee, KH. Abd. A’la, mengajak seluruh alumni untuk hadir memeriahkan acara tersebut.
Mantan Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya itu menegaskan, Silatnas bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan ikatan batin serta spiritual.
“Yang terpenting, kita tidak pernah melepaskan silaturrahmi dengan lembaga di mana dulu kita dididik,” pungkas KH. Abd. A’la.
Rangkaian acara direncanakan berlangsung sepanjang hari, dari pagi hingga malam.
Beberapa agenda yang menarik antara lain da’-kanda’an sakanca’an (silaturahmi akrab) dan pemberian ijazah (semacam restu atau wejangan keilmuan) dari pengasuh pesantren.












