JATIM ZONE – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi atas perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terhadap kesejahteraan guru ngaji di wilayahnya.
Kebijakan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati KH Imam Hasyim ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat pendidikan moral dan spiritual.
Ketua PC IPNU Sumenep, Sugiyanto, menegaskan bahwa guru ngaji memegang peran sentral dalam membentuk karakter dan dasar-dasar keagamaan generasi muda sejak dini.
“Guru ngaji adalah sosok pertama yang mengenalkan huruf hijaiyah dan nilai-nilai dasar keislaman. Tugas ini dijalankan dengan penuh ketulusan, sehingga perhatian dari pemda sangat berarti,” ujar Sugiyanto ketika ditemui Bangsapedia.com, Sabtu, 15 November 2025.
Menurutnya, kontribusi guru ngaji seringkali tidak terlihat secara langsung, tetapi dampaknya sangat nyata dalam jangka panjang. Banyak pelajar di Sumenep yang tumbuh menjadi generasi berakhlak dan berprestasi berkat fondasi keagamaan yang ditanamkan sejak kecil.
“IPNU mendukung penuh program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan pembangunan karakter. Guru ngaji adalah pilar pendidikan nonformal yang tidak tergantikan. Kebijakan yang memperhatikan mereka patut diapresiasi,” tambah Sugiyanto.
Ia berharap kebijakan ini dapat berkelanjutan dan diperkuat ke depannya sebagai bagian dari ikhtiar membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Sumenep yang religius, cerdas, dan berkarakter.












