RSUD Moh. Anwar Sumenep Optimalkan DBHCHT 2025 untuk Peningkatan Layanan Kesehatan

JATIM ZONE — RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada tahun anggaran 2025, rumah sakit milik daerah tersebut menerima alokasi DBHCHT sebesar Rp4,9 miliar yang difokuskan pada pengadaan alat kesehatan serta pembangunan gedung penunjang.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan dana DBHCHT tersebut menjadi dorongan penting bagi rumah sakit untuk memperluas dan memperbaiki layanan.

“DBHCHT tahun 2025 sebesar Rp4,9 miliar dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan dan pembangunan gedung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, realisasi fisik untuk pengadaan alat kesehatan telah mencapai 100 persen, sementara realisasi fisik pembangunan gedung masih dalam tahap proses dengan progres sekitar 35 persen. Adapun realisasi dana pembangunan gedung masih dalam tahap pengusulan.

“Dana tersebut kami gunakan untuk pengadaan kursi pelayanan kemoterapi serta pembangunan gedung layanan KJSI dan KIA,” jelasnya.

dr. Erliyati menegaskan bahwa dukungan DBHCHT memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mutu pelayanan rumah sakit.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan kucuran dana ini. DBHCHT sangat membantu peningkatan layanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap seluruh penggunaan anggaran dapat terealisasi secara optimal dan tepat sasaran. Meski begitu, ia menyebutkan bahwa alokasi DBHCHT untuk tahun berikutnya kemungkinan akan mengalami penurunan.

“Untuk tahun 2026, kemungkinan kami hanya mendapatkan sekitar Rp1,2 miliar. Namun kami tetap berterima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *