Peringati HUT ke-52, PPNI Sapudi Bagikan Sembako untuk Kaum Dhuafa

JATIM ZONE – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pulau Sapudi membagikan 38 paket sembako kepada kaum dhuafa di dua kecamatan, Nonggunong dan Gayam, dalam rangka memperingati HUT ke-52 PPNI, 8-10 Maret 2026.

Kegiatan bakti sosial menyasar penerima manfaat di wilayah Kepulauan Sapudi, yakni Kecamatan Nonggunong pada 9 Maret 2026 dan Kecamatan Gayam pada 10 Maret 2026.

Paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu yang tersebar di 13 desa dari total 18 desa se-Pulau Sapudi.

Ketua DPK PPNI Sapudi, Iwan Hariyadi, S.Kep., Ns., mengatakan program ini digelar untuk mengisi kegiatan kebaikan di Bulan Ramadhan sekaligus merayakan HUT PPNI ke-52. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa dan buka bersama di rumah salah satu pengurus PPNI Sapudi, Minggu 08 Maret 2026, kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai wujud kepedulian perawat kepada masyarakat rentan.

“Meskipun kami lebih banyak bergelut di dunia pelayanan kesehatan, sebagai pengurus PPNI kami juga berusaha peduli dan peka terhadap kondisi sosial masyarakat,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini tidak hanya dilakukan sekali. Ke depan, ia akan mengupayakan program lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis.

“Yang terpenting semua pengurus solid. Nanti kita upayakan program sosial lain yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Iwan berharap kegiatan bakti sosial ini menjadi tonggak awal bagi pengurus PPNI Sapudi untuk tetap kompak dan terus menjalin silaturahim dengan masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, anggaran kegiatan berasal dari iuran anggota. “Anggota bersepakat iuran, sehingga kami kumpulkan, dan Alhamdulillah kegiatan sukses berjalan lancar,” tukasnya.

Salah satu penerima manfaat, Sun, warga Desa Sokarami, Kecamatan Nonggunong, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih karena telah diberi bantuan sembako. Setidaknya ini membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kecil di Pulau Sapudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *