Sistem Kupon Ala PWRI Sumenep: Takjil Sampai ke Warga, Duit Masuk ke Pedagang

JATIM ZONE – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Sumenep kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan kupon takjil gratis kepada masyarakat di kawasan Tajamara, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kamis, 12 Maret 2026 sore.

Kegiatan tahunan ini telah memasuki penyelenggaraan ketiga kalinya secara berturut-turut.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menyampaikan bahwa pembagian kupon takjil tersebut merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus bentuk dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan Tajamara.

Pria yang akrab disapa Yono itu menjelaskan, kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan para pelaku UMKM yang tergabung dalam paguyuban setempat.

Pihaknya sengaja menggunakan sistem kupon agar pembelian takjil dapat menyasar seluruh lapak pedagang secara merata.

“DPC PWRI Sumenep membagikan kupon takjil. Alhamdulillah kegiatan ini sudah berlangsung tiga kali dan rutin dilaksanakan setiap tahun,” ujar Yono di sela-sela kegiatan.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk ini menambahkan, penggunaan kupon memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menukarkannya kepada pedagang mana pun yang ada di kawasan Tajamara. Dengan mekanisme tersebut, diharapkan para pelaku UMKM dapat merasakan manfaat ekonomi secara berkeadilan.

“Dalam kegiatan ini kami bekerja sama dengan para pelaku UMKM di Tajamara melalui ketua paguyubannya. Penggunaan kupon kami pilih agar pembelian takjil bisa merata ke semua pelaku UMKM, sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” kata wartawan media online Nolesa ini.

Yono menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas jual beli takjil.

“Tujuannya agar pemerataan ekonomi di Kabupaten Sumenep terus berjalan. Apalagi berkah di bulan suci Ramadan ini sangat terasa bagi para pelaku UMKM,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi, panitia menyediakan ratusan kupon takjil yang dibagikan kepada siapa saja yang datang ke kawasan Tajamara. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa tampak antusias menerima dan menukarkan kupon dengan aneka takjil yang dijajakan para pedagang.

“Siapa saja yang datang ke Tajamara akan kami berikan kupon takjil. Jumlahnya ratusan, seperti tahun-tahun sebelumnya,” tambah Yono.

Salah satu penerima kupon, Wahed (46), seorang pengemudi becak yang biasa mangkal di sekitar lokasi, mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Ia berharap aksi serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga tahun depan bisa terselenggara kembali. Terima kasih PWRI Sumenep,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sri (26), warga Desa Kolor, yang mengapresiasi kegiatan berbagi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantu masyarakat sekaligus menghidupkan suasana Ramadan.

“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat bagus. Masyarakat bisa mendapatkan takjil gratis, sementara pedagang juga tetap mendapatkan pembeli. Semoga kegiatan ini terus ada setiap Ramadan,” kata Sri.

Sementara itu, Ketua Paguyuban UMKM Tajamara, Heri Santoso, menyampaikan apresiasi kepada PWRI Sumenep yang telah melibatkan para pedagang lokal dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai sistem kupon yang digunakan mampu membantu pedagang mendapatkan pembeli secara lebih merata.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan PWRI Sumenep ini. Dengan sistem kupon, pedagang UMKM di Tajamara bisa merasakan manfaatnya secara merata. Ini sangat membantu kami, terutama di bulan Ramadan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *